Kamis, 17 Februari 2011

LINGKUP PSIKOLOGI LINGKUNGAN

Proshansky (1974) melihat bahwa psikologi lingkungan memberi perhatian pada manusia, tempat serta perilaku dan pengalaman-pengalaman manusia dalam hubungannya dengan seting fisik. Lingkungan fisik tidak hanya berarti rangsang-rangsang fisik (seperti cahaya, sound, suhu, bentuk, warna dan kepadatan) terhadap objek-objek fisik tertentu, tetapi lebih dari itu merupakan suatu kompleksitas yang terdiri dari beberapa fisik dimana seseorang tinggal, berinteraksi dan beraktivitas. Sehubungan dengan lingkungan fisik, pusat perhatian psikologi lingkungan adalah lingkungan binaan (built environment).

Ruang lingkup psikologi lingkungan lebih jauh membahas: rancangan (desain), organisasi dan pemaknaan, ataupun hal-hal yang lebih spesifik seperti ruang-ruang, bangunan-bangunan, ketetanggan, rumah sakit dan ruang-ruangannya, perumahan, apartemen, museum, sekolah, mobil, pesawat, teater, ruang tidur, seting kota, tempat rekreasi, hutan alami, serta setting-setting lain pada lingkung yang bervariasi (Proshansky, 1974).

Sosiologi lingkungn yang muncul pada tahun 1970-an merupakan cabang ilmu yang amat dekat dengan psikologi lingkungan. Perbedaannya terletak pada unit analisisnya. Jikalau psikologi lingkungan unit analisisnya adalah manusia dan kumpulan manusia sebagai individu, maka sosiologi lingkungan unit analisisnya adalah unit-unit dalam masyarakat seperti penduduk kota, pemerintah, pengunjung taman rekreasi dan sebagainya. Jenis-jenis lingkungan di dalam sosiologi lingkungan yang beberapa di antaranya adalah juga banyak digunakan dalam psikologi lingkungan adalah (Sarwono, 1992):

1. Lingkungan alamiah (natural environment) seperti: lautan, hutan dan sebagainya.
2. Lingkungan buatan/binaan (bulit environment) seperti: jalan raya, perumahan, taman, rumah susun dan sebagainya.
3. Lingkungan sosial.
4. Lingkungan yang dimodifikasi.

Sementara itu, Veitch dan Arkkelin (1995) sebagai mana disebut di muka menetapkan bahwa psikologi lingkungan merupakan suatu area dari pencarian yang bercabang dari sejumlah disiplin seperti biologi, geologi, psikologi, hukum, geografi, ekonomi, sosiologi, kimia, fisika, sejarah, filsafat, beserta sub disiplin dan rekayasanya. Oleh karena itu berdasarkan ruang lingkupnya, maka psikologi lingkungan ternyata selain membahas seting-seting yang berhubungan dengan manusia dan perilakunya, juga melibatkan disiplin ilmu yang beragam.

Sumber : http://www.google.co.id/search?q=LATAR+BELAKANG+SEJARAH+PSIKOLOGI+LINGKUNGAN&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a

Tanggal akses : 17 Februari 2011-02-18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar